Thursday, December 27, 2007
Cinta, Matahari
Iya. Betul. Ini surat untuk kamu. Untuk kamu, cintaku.
Matahariku.
Kamulah semangatku.
Hitungan detikku.

Jangan bilang ini gombal.
Jangan bilang tulisan ini gak mutu.
Karena, justru disinilah aku jujur terhadap perasaanku.
Bahwa kamulah Matahariku.

Cinta, Matahari...

Setiap waktu yang kita punya, dulu
Sungguh harta tak ternilai, bagiku
Setiap cinta kamu, Cinta, Matahari, kunikmati
Kuhisap dalam-dalam
Kubiarkan mengalir di sekujur tubuhku
Karena kamulah Cinta, Matahari-ku

Cinta, Matahari....

Maka ketika kamu tinggalkan aku
Melangkah pergi untuk dirinya, mawar merah yang cantik tapi berduri
Sungguh, aku dalam malam, Cinta....
Matahari...
Aku hilang arah...

Cinta...
Kamu tahu kan... setiap makhluk perlu Matahari
Maka, begitu yang terjadi pada diriku...
Aku tidak rindu padamu Cinta...
Karena aku MEMBUTUHKAN-MU, Matahariku

Cinta, Matahari

Aku tak ingin menangis
Tapi air mata begitu mengerti
akan kepedihan karenamu, pergi, tinggalkan aku

Cinta, Matahari....

Segala ratap pasti kuberi
Semua cinta...
Sepenuh kasih....
Semuanya...

Karena kamulah Cintaku
Matahariku

Cat : untuk teman yang begitu terluka karena kepergian cintanya
"dan mencintaimu tak lagi indah ketika terluka "

Labels: , , ,

Monday, June 25, 2007
Tak semudah itu
Kalau aku tetap begini
berarti kubiarkan gelap malam
menelan
bayangku

Bahkan
bulan yang terbentang sepi
di kelam malam
tak bisa bertemu
dengan bayangku

Lalu, mengapa
sendu dan muram
tak ikut menghilang
bersama hitam

Lalu, mengapa
tak kubiarkan
kerlip bintang
mencari ?

Labels: