Wednesday, January 24, 2007
Dari seorang teman
Sore tadi dapat imel dari tante Na,
isinya bagus juga
:
Assalamualaikum Wr.Wb
Hanya Ingin Mengingatkan ...
Kubur Setiap Hari Menyerukan kepada Manusia Sebanyak Lima (5) Kali
1. Aku rumah yang terpencil,maka kamu akan senang dengan bilaselalu membaca Al-Quran.
2. Aku rumah yang gelap,maka terangilah aku dengan selalusholat malam.
3. Aku rumah penuh dengan tanah dan debu,bawalah amalsoleh yang menjadi hamparan.
4. Aku rumah ular berbisa,maka bawalah amalan Bismillahsebagai penawar.
5. Aku rumah pertanyaan Munkar dan Nakir,maka banyaklahbacaan "Laa ilahaillallah, Muhammadar Rasulullah", supaya kamudapat jawaban kepadanya.

Lima Jenis Racun dan Lima Penawarnya .....
1. Dunia itu racun, zuhud itu obatnya.
2. Harta itu racun, zakat itu obatnya.
3. Perkataan yang sia-sia itu racun, zikir itu obatnya.
4. Seluruh umur itu racun, taat itu obatnya.
5. Seluruh tahun itu racun, Ramadhan itu obatnya.

Nabi Muhammad S.A.W bersabda:
Ada 4 di pandang sebagai ibu ", yaitu :
1. Ibu dari segala OBAT adalah SEDIKIT MAKAN .
2. Ibu dari segala ADAB adalah SEDIKIT BERBICARA.
3. Ibu dari segala IBADAT adalah TAKUT BUAT DOSA.
4. Ibu dari segala CITA CITA adalah SABAR.

Orang Yang Tidak Melaksanakan Sholat:
Subuh : Dijauhkan cahaya muka yang bersinar
Dhuhur : Tidak diberikan berkah dalam rezekinya
Asar : Dijauhkan dari kesihatan/kekuatan
Maghrib : Tidak diberi santunan oleh anak-anaknya.
Isya : Dijauhkan kedamaian dalam tidurnya


(Kirimkan Untuk Rekan-Rekan Muslim Anda Yang Lain SebagaiTanda Sahabatnya Sedang Mengingatinya ...)
Friday, January 12, 2007
Kamulah Cinta
Kamulah cintaku
Matahariku, di gelapnya malam
Awan asaku, tergantang mengabur hilang
Butir kepedihanku, terhapus derai air mata
Mimpi burukku, hilang terbakar dusta

Kamulah cintaku
Yang kelam di terangnya siang
Merah hitam di cerianya muda
Meruntuhkan kekayaanku
Menghampakan diri

Kamulah, cintaku
Pedihku

Kamulah, cintaku
Lalu beku kaku
Dan mengasap
Habis bersama waktu
(Januari 13rd 2007)

catatan : ini ditulis mengenang seseorang di masa lalu,
atas hitamnya masa yang dibuatnya,
atas luka berdarah yang digoresnya
olehnya, padanya